Tuesday, April 19, 2011

RDA 2.4.1.5 Optional omission

Pada metadata berikut ini diperlihatkan bagaimana “rule of three” yang ada di AACR2 mengalami perubahan. Sebuah buku memiliki 7 editor (2 general editor dan 5 co-editor). Dengan menggunakan rules RDA, semua editor dapat dicantumkan dalam “statement of responsibility.” Akan berbeda halnya jika menggunakan AACR2 yang hanya dapat mecantumkan 2 general editor plus 1 co-editor ke dalam “statement of responsibility”. Dalam aturan RDA 2.4.1.5 mengenai “statement of responsibility”, tidak dicantumkannya nama-nama kini menjadi sebuah pilihan (optional omission). Namun, RDA lebih mengarahkan cataloger untuk mencantumkan semua nama. Nama-nama editor yang ada di “statement of responsibility” kemudian dicantumkan lagi sebagai entri tambahan di field 700. Titik akses untuk editor tidak menjadi penting dalam RDA, akan tetapi jika kebijakan pengatalogan pada suatu institusi memilih untuk mencantumkan nama editor, maka tidak ada batasan berapa banyak nama yang akan dicantumkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan pada field 700 adalah adanya penambahan kata “editor” pada subfield $e (relator term). Subfield $e merupakan “relationship designator” pada field-field yang menjadi titik akses dari record untuk menunjukkan hubungan antara entitas yang dicantumkan dengan bahan yang sedang dikatalog.
(NLA, RDA chat session, 2011)



Monday, April 18, 2011

Contoh metadata RDA : online resource

Gambar berikut adalah contoh metadata RDA untuk online video. Ada tiga field baru yang ditambahkan, yakni Content, Media, dan Carrier untuk memperjelas bahwa resource online adalah moving image atau video streaming. Ada banyak informasi yang dapat dicantumkan di field 300, termasuk encoding format yang digunakan. Hal lain yang perlu diperhatikan singkatan “s.n.” diganti dengan kata-kata yang lebih mudah dimengerti, “publisher not identified”
(sumber: NLA's RDA chat session, 2011)